Sinarbanten.id-Tangerang Balaraja - Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan Ramadan, Forum Pemuda Pasir Mandiri Bersatu (PPMB) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antar pemuda serta meningkatkan rasa solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan. Minggu, 23/03/2025.
Kebersamaan dalam Spirit Ramadan
Acara ini digelar di sekitaran Mushola nahdatunnur pada hari Minggu (23/03/2025). Sejak sore, para anggota PPMB dan relawan sudah sibuk menyiapkan berbagai keperluan acara, mulai dari dekorasi tempat, pembagian paket santunan, hingga menata hidangan buka puasa. Tidak hanya dihadiri oleh anggota PPMB, acara ini juga melibatkan masyarakat sekitar, tokoh agama, serta aparat desa yang turut mendukung kegiatan positif ini.
Ketua PPMB,Aboh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi sosial organisasi untuk memberikan manfaat kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim dan dhuafa di lingkungan Pasir.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran besar dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan solid. Dengan berbagi kebahagiaan di bulan suci ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta kebersamaan," ujar Aboh.
Santunan untuk Yatim dan Dhuafa
Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa dari berbagai wilayah di Ko Pasir menerima santunan berupa paket sembako dan uang tunai. Paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, gula, susu, serta kebutuhan pokok lainnya. Dana untuk santunan ini berasal dari hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh PPMB selama beberapa pekan sebelumnya, baik dari anggota forum maupun dari donatur yang tergerak hatinya untuk membantu.
Salah satu penerima santunan, Ibu Siti (19), mengungkapkan rasa bahagianya saat menerima bantuan ini.
"Saya senang bisa ikut acara ini, bisa makan bersama teman-teman dan mendapat bantuan. Terima kasih kepada kakak-kakak dari PPMB yang sudah peduli kepada kami," ucapnya dengan senyum.
Orang tua siti, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga para pemuda yang telah berbagi rezeki diberikan kesehatan dan kesuksesan," katanya penuh haru.
Dukungan dari Tokoh Masyarakat
Acara ini juga mendapat apresiasi dari tokoh agama setempat, Ustaz Asep, yang turut memberikan ceramah singkat sebelum berbuka puasa. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya kepedulian sosial dalam Islam, terutama terhadap anak yatim dan kaum dhuafa.
"Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menyayangi anak yatim dan membantu orang-orang yang kurang mampu. Dengan berbagi, kita tidak hanya mendapat keberkahan di dunia, tetapi juga pahala di akhirat," tutur Ustaz Asep.
Ketua Mushola Nahdlotunnur, Bapak Uding, yang juga hadir dalam acara ini, mengungkapkan apresiasinya terhadap pemuda yang tergabung dalam PPMB.
"Saya bangga melihat semangat anak-anak muda kita dalam melakukan kegiatan positif. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang," kata Bapak uding.
Saat azan Maghrib berkumandang, seluruh peserta acara bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disiapkan. Menu berbuka kali ini terdiri dari takjil seperti kolak, kurma, dan gorengan, serta makanan utama berupa nasi, ayam goreng, sayur, dan aneka lauk lainnya.
Setelah berbuka, acara dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah dan doa bersama. Doa dipimpin oleh Ustaz Asep yang memohon keberkahan untuk semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini.
Harapan untuk Kegiatan Mendatang
Kegiatan buka puasa bersama dan santunan ini bukanlah yang pertama kali diadakan oleh PPMB. Tahun sebelumnya, forum ini juga menggelar kegiatan serupa, meskipun dalam skala yang lebih kecil. Tahun ini, dengan dukungan yang lebih luas, jumlah penerima santunan meningkat, dan ke depannya PPMB berharap dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.
Sekretaris PPMB, Otong sanwani, menyampaikan harapannya agar acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkembang.
"Kami ingin terus mengadakan kegiatan sosial seperti ini, bahkan lebih besar lagi. Semoga di tahun-tahun mendatang, semakin banyak pihak yang terlibat dan semakin banyak yang bisa merasakan manfaatnya," ungkapnya..
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian sertifikat penghargaan kepada para relawan yang telah berkontribusi dalam acara ini. Senyum bahagia terlihat di wajah anak-anak yatim dan dhuafa, yang pulang dengan hati penuh kegembiraan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Forum Kepemudaan Pasir Mandiri Bersatu membuktikan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun solidaritas sosial dan membantu sesama. Semangat kepedulian ini diharapkan dapat terus tumbuh dan menginspirasi komunitas lainnya untuk melakukan hal serupa.
Red/SN