foto: Diskusi simposium pemuda dikemas dengan podcast bersama narasumber dan Ketua KNPI Kab.Tangerang
Sinarbanten.id-Tangerang - DPK KNPI Kecamatan Balaraja agendakan kegiatan buka bersama di bulan suci ramadhan, sekaligus diskusi pemuda yang dikemas dengan podcast yang nantinya akan tayang di channel YouTube Barak Karinding dengan tema yang diusung "Simposium Pemuda" menakar peran pemuda dalam perencanaan pembangunan daerah, bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Selasa, 25/03/25.
Simposium adalah kegiatan diskusi yang melibatkan beberapa orang sebagai pembicara yang secara bergantian menjelaskan ide atau gagasan. Dengan tujuan untuk mengumpulkan pendapat, ide, konsep, atau gagasan, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk menganalisis suatu materi.
Kegiatan diskusi pemuda ini di gawangi oleh Bung Ncek sebagai moderator acara, serta menghadirkan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat (TAPM) Prov. Banten Bung Hasan Basri, kemudian, Bung Deni Nopiana selaku aktivis dan politisi desa yang sekarang di percaya sebagai Ketua DPD Desa Bersatu sebagai Narasumber, Bapak Suparyadi Koramil 05/Balaraja, Bung Basnar Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang didampingi Bung Juntan dan Bung Rizieq Shihab, beserta anggota KNPI dan organisasi PAC Ansor Balaraja.
Bambang Bachtiar, Ketua DPK KNPI Kecamatan Balaraja mengungkapkan kegiatan buka bersama sekaligus diskusi pemuda menjadi nuansa yang berbeda, dengan narasumber yang tentunya sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya.
"Tentunya saya apresiasi terhadap kegiatan acara buka bersama dan simposium pemuda bersama DPK KNPI Kecamatan Balaraja, ini adalah pembahasan menarik tentang pemuda sebagai peran penting dalam perencanaan pembangunan di daerahnya sendiri dan bagaimana kita bisa mengaplikasikan kepada masyarakat," paparnya Ketua yang di sapa Bengbeng.
Kata Bambang, hari ini kami membangun suatu wacana melalui simposium dikemas dengan Podcast bermitra dengan Channel YouTube Barak Karinding.
"Mudah-mudahan ini bisa mendorong dalam mengurai-urai secara terangsur problematika yang berada di Kabupaten Tangerang. Karena kami yang berada di Balaraja sangat merasakan impek daripada menurunnya angka daya beli masyarakat sedangkan pasokan barang dan jasa sangat tinggi, tidak imbang dengan daya beli masyarakat," pungkasnya.
Ditempat yang sama,Bung Basnar, selaku Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang, menyampaikan dan mengapresiasi bahwa perencanaan pembangunan daerah bukan hanya ide gagasan yang menjadi umpan pancing bagi masyarakat secara umum, pemuda secara khususnya. Tetapi menjadi kebijakan pemerintah dalam membangun negara secara umum dan menyeluruh dan khusus secara utuh.
"Negara berkewajiban dalam menggapai cita-cita kesejahteraan masyarakatnya melalui pembangunan daerahnya, berlandaskan pada cita-cita yang tidak terlepas dari cita-cita leluhur bangsa ini," ujarnya.
Menurutnya, kata Bung Basnar, daerah menjadi upaya nasional dalam meningkatkan pendapatan negara dan mengentaskan kemiskinan. Kabupaten Tangerang menjadi percepatan pembangunan nasional karena bertepatan secara struktur berada pada akses Jabodetabek.
"Penurunan angka ekonomi di tingkat Kabupaten menjadi tinjauan para ilmuan, tenaga ahli, bahkan aktivis politik hingga elite politik harus berupaya secara masif dalam mengendalikan penurunan ekonomi akibat inflasi," ucap Basnar.
Beliau berharap, hasil dari kegiatan buka bersama dan simposium ini di harapkan bisa menciptakan sebuah rekayasa yang menjadi solusi untuk meningkatkan kembali ruang-ruang lapangan pekerjaan bagi masyarakat kabupaten Tangerang.
"Kebijakan-kebijakan ini akan menjadi perencanaan pemerintah nasional, dan juga meningkatkan peran aktif pemuda dalam mensikapi secara aktual dari apa yang sudah di fasilitasi oleh pemerintah dari skala nasional hingga sampai ke ke tahap desa," pungkasnya.
Red/Hasan